Tata Kelola Saumlaki Media Center

26 09 2009

Konsep Dasar Pemikiran Saumlaki Media Center, yang perlu digaris bawahi adalah masalah visi dan misi dalam perencanaan dan implementasi. Semua hal tersebut di atas nantinya harus mempunyai ukuran tertentu yang dapat diukur. Apakah visi dan misi tersebut? Visi dan misi tersebut adalah bahwa transformasi masyarakat yang membutuhkan informasi yang “cepat”, akurasi dan kepastian dari pemerintah, serta pelayanan publik yang cepat murah dan efisien. Selanjutnya visi dan misi tersebut dijabarkan dalam perencanaan strategi dan implementasi. Dalam hal strategi yang digunakan, milestone (tahapan), dan ukuran yang akan dicapai inilah banyak hal yang harus dipertanyakan.

Landasan Umum “Saumlaki Media Information Center dalam Pandangan Policymakers”

Pentingkah dibentuk SMC:::

• SMIC adalah proses membangun “transformasi” Masyarakat Informasi kepemerintahan, Kedaerahan, potensi dan peluang serta investasi yang diberdayakan oleh teknologi, khususnya komputer dan internet

• Proses kepemerintahan sendiri dapat dibagi dalam tiga kelompok besar – proses proses Akses Layanan, Proses Pentingnya Pemanfaatan Media, dan proses Penciptaan content keunggulan lokal

• Sisi lain dari membangun “transformasi” lewat SMC adalah pengembangan e-Gov, e-Rural (Internet Perdesaan), e-Library terpusat dengan link (tergabung/join) organisasi kepemerintahan, kelembagaan informasi

• SMC memberikan peluang kepada stakeholder pelaku bisnis local maupun nasional (International) guna mendapatkan informasi tentang program, peluang dan investasi serta menanggulangi keterbatasan pemanfaatan IT (Digital Divide)

• Dukungan SMC sebagai pusat pemelajaran dan pemberdayaan akan pemanfaatan media teknologi informasi (broadcasting) dalam suatu forum diskusi pembangunan daerah.

• Keanggotaan SMC memiliki jiwa entrepreneur ke arah public marketing lewat media informasi internet.

Pentingkah Komitmen Pemerintah Daerah dalam membangun Masyarakat Informasi

• Komitmen pemerintah sangatlah penting dalam mendukung kebijakan-kebijakan akan keputusan (belajar dari Pengalaman) Selama ini kesuksesan dalam penerapan IT, khususnya di daerah Takalar dan Kutai Timur dikarenakan oleh “leadership factor”, perlu factor leadership yang kuat (di daerah dan nasional), vision , commitment, dan communication – merupakan syarat keberhasilan pemanfaatan IT. Contoh konkrit adalah, keberhasilan implementasi eGovt di kabupaten Takalar dan Kutai Timur adalah karena komitmen, dan kepedulian Bupati daerah tersebut terhadap IT. Dimana Peluang: system/budaya top down bisa dimanfaatkan. Apabila bisa diterapkan dari leader diharapkan bisa ditingkatkan, sehingga tidak timbul pertanyaan-pertanyaan seperti: apa manfaatnya? Pemborosan saja etc. “Perlu ada kebijakan yang jelas dan tegas untuk membangkitkan kesadaran secara luas”.

Pentingkah sinkronisasi/keselarasan program pembangunan IT (Infrastruktur)

• Sinkronisasi dan keselarasan program pembangunan Pemerintah Pusat sangatlah penting guna menjaga terjadinya pembangunan infrastruktur yang overload dengan kebutuhan akan berakibat kedepan beban dari pemerintah daerah. Pentingkah Kontent didesign:::

• Konten identik dengan Portal/Website/Weblog. • Kontent adalah suatu Administration Management Data sebagai suatu keluaran (output) Informatisasi kepada public/private sector.

• Kontent sangatlah penting, karena tanpa Konten infrastruktur dan aplikasi tidaklah bermanfaat.

• Kontent menggambarkan wajah kita, profil diri kita, langkah-langkah pembangunan dan pengembangan investasi dan kerja sama lewat media Internet.

• Kontent memberikan informasi yang cepat (Internet), dan tepat serta kepastian (Kelembagaan/Organisasi Pemerintah). Kontent juga memberikan peluang kerja sama. Memperpendek proses Adm. Konsolidasi Kerjasama. • Kontent SMC didesign memberikan gambaran, profil informasi perdesaan, Kepariwisataan, serta potensi dan peluang Bussiness kepada public marketing (mendukung)

• Aplikasi dan Konten SMC terletak dan ditempatkan dalam pembentukan 1 (satu) atap penyatuan program Pemanfataan System Informasi terpusat Dinas/Badan terkait. (seperti: Bussiness Center, Badan Investasi dan Kerja sama, RPD, Hubmas/Protokoler, Kantor Perwakilan Daerah, etc)::: mengurangi Biaya

Akhir kata manakah yang lebih penting Infrastruktur, aplikasi atau Konten”?

Please komentar??:))


Aksi

Information

One response

24 10 2009
will

salut bagi dinas perhub infokom telah berupaya untuk mengembangkan IT, hanya catatan saja kalau bisa jangan pakai blog karena berbahaya bisa disambar heicer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: