Konsep SoIT

13 10 2008

Pembangunan Infrastruktur ICT sebagai Pusat Data dan Informasi merupakan suatu proses kegiatan yang mencakup berbagai aspek dengan segala dimensinya. Berbagai aspek dalam pembangunan ICT ini, disatu

Konsep Dasar

Konsep Dasar

sisi akan membuka peluang bagi Pemerintah Daerah dalam mengevaluasi kinerja dilintas SKPD Dinas/Badan yang terintegrasi, terpusat, tetapi pada sisi yang lain sangat rentan memiliki kelemahan karena faktor terhadap bermacam konflik kewenangan dan benturan kepentingan, pemahaman, dan Gagap Teknologi apalagi sektor pengembangan Informasi Komunikasi dan teknologi sangat terkait dengan sektor-sektor lainnya yang merupakan Skala Prioritas bagi Pembangunan Fisik (Priority Scale ) seperti, e-Education, e-Goverment, e-Commerce, e-Medicine, e-labarotory, dan lain sesuai denagan fungsi dan kegunaan perangkat elektronik.

Hal ini tentu memerlukan seperangkat kebijakan pembangunan ICT 2007 – 2012 terpadu yang dipersiapkan dengan mengacu pada prinsip-prinsip Dasar Pembangunan Nasional dan Daerah yang berkelanjutan, menjamin pemanfaataan teknologi yang tepat dan terselenggaranya koordinasi antar sektor dan tercapainya kesejahteraan rakyat secara nyata lewat Media media Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).    Penulisan ini bertujuan dan Sasaran antara lain:

1.      untuk membantu para perencana pembangunan infrastruktur ICT Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang komprehensif dan terpadu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dinas masing-masing untuk dapat diintegrasikan dalam sebuah system yang terpadu

2.      Untuk memperoleh informasi  mengenai cara-cara yang ditempuh oleh Pemerintah Daerah di dua lokasi penelitian untuk mengembangkan keswadayaan Pemerintah Daerah dalam mendayagunakan peluang bagi keuntungan kesejahteraan masyarkat dengan merubah pola pikir lewat Media Pelayanan IT.

3.      Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dengan Sasaran Infrastruktur Dinas/Badan dalam lingkup Pemerintah Daerah menyangkut Pengembangan IT, dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang merupakan Pengembangan ICT Daerah.

Dari hasil penulisan ini diperoleh kesimpulan bahwa Pemanfaatan masyarakat dalam mendayagunakan ilmu, pengetahuan dan teknologi di lokasi penelitian relatif berkembang 65% (Dunia Pendidikan) dan memiliki Komputer Standart 85% dan aspek lokalitas Sumber daya Manusia (Human Resource) 66,5% yang ada seperti: Program-program Penguatan Manajemen Keuangan dan Administrasi yang ada relatif masih dibawah Standart 35% dan sangat perlu mendapat dukungan penuh dari Daerah , dikaitkan dengan dampak bagi stakeholder diwilayah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, (Dunia Aparatur Pemerintahan) yang bertitik tolak dari permasalahan konkrit belum dirasakan oleh Aparatur Pemerintahaan dalam serangkaian proses perencanaan kegiatan media Teknologi, Informasi dan Komunikasi, yang berkelanjutan (Sustainable).

Secara umum sampel yang digambarkan oleh penulis berada pada kisaran cukup sampai kurang.   Kesan yang kurang baik terutama pada pelayanan dan pemanfaatan infrastruktur informasi dan komunikasi.    Hal ini dapat disebabkan karena :

1. kurangnya pemahaman terhadap perkembangan ICT dalam Pemanfaatan sarana dan prasarana yang ditemui dilapangan;

2. Kurang adanya skala prioritas yang dipersiapkan dalam program dan kegiatan yang akan dilaksanakan;

3. Kurang informasi terhadap gambaran Pengembangan ICT.

Karena dimensi pengembangan ICT yang sangat luas dipengaruhi oleh berbagai hal, maka perlu Tahap I dilakukan dengan Pengadaan Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pendukung Infrastruktur yang sudah dimiliki, dan belum dimiliki, sebagai upaya dalam menunjang Strategi Kebijakan dan Konsep Dasar Perencanaan Pembangunan ICT ke depan.

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Kesimpulan

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa membangun Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengarah ke Good Government harus dengan ICT, sehingga dibutuhkan sebuah konsep yang matang untuk membangun dan atau mengatur infrastruktur information and communication technology (ICT) menuju Saumlaki Online IT (SoIT) dengan berbagai aset yang dimiliki :

§        Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Saumlaki masih sangat pesat, sesuai dengan laju pertumbuhan penduduk, social dan ekonomi. Sehingga diharapkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat mengatur system pemerintahan dengan memanfaatkan Saarana ICT sebagai prasarana dan sarana utama dalam pengembangan kedepan  untuk mendapatkan data dan informasi yang integral, lengkap serta akurat.

§        Beberapa Dinas masih dalam persiapan melakukan perubahan paradigma dari system yang konvensional ke system pemerintahan modern untuk meningkatkan kecepatan layanan & mudah, sehingga dapat memberikan pelayanan informasi terpadu.

§        Kecenderungan dan analisa SWOT kedepan  yang dijelaskan perkembangan ICT di Kabupaten Maluku Tenggara Barat menjadi jauh lebih besar dibandingkan kabupaten/kota lain akan menambah tingkat pertumbuhan wilayah yang jauh lebih cepat, sehingga sangat dibutuhkan pelayanan yang cepat pula.

§        Pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi sangat dipengaruhi oleh banyak factor, seperti social, ekonomi, phisik infrastruktur yang sudah ada di Saumlaki, sehingga membutuhkan survey dan kajian yang rumit dari masing-masing dinas yang ada dibawah naungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat yang dikoordinasi oleh Dinas Infokom Saumlaki.

§        Dengan ICT dapat menciptakan budaya transparan dan akuntabel serta merupakan media promosi yang handal.

Rekomendasi

–         Perlunya pengkajian dan pembentukan Lembaga Tim Teknis ICT Center Pemda dalam Bagian yang akan dibentuk, atas semua aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan pemanfaatan dan Pengelolaan ICT, yang telah dikembangkan oleh Dinas Pendidikan, Dinas Infokom.

–         Perlunya penyusunan suatu strategi praktis untuk memfokuskan pengembangan Local Area Network (LAN) infrastruktur jaringan ICT di masing-masing Dinas agar terintegrasi, sehingga mudah untuk dikembangkan ke tingkat Wide Area Network (WAN)

–         Melakukan tahapan awal koordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait untuk membahas data-data yang diperlukan oleh masing-masing instansi beserta format laporan yang akan dipergunakan, untuk membangun sistem data yang dapat digunakan secara sinergi dan terintegrasi.

–         Kebutuhan Hardware, Software dan Brainware yang perkembangannya sangat pesat hendaknya mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Daerah, sehingga perlu adanya pertemuan bersama antar lintas dinas yang di koordinasi oleh Bagian yang telah dibentuk, untuk menghindari in-efisiensi.

–         Dibutuhkan dukungan manajemen keuangan (Dana) yang handal untuk mengelola dan mengatasi segala permasalahan yang ada di Kota Saumlaki, khususnya di bidang Telekomunikasi, yaitu Pengadaan Peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menghindari benturan antara berbagai kepentingan yang ada.

–         Perlunya menyusun strategi yang memfokuskan pengembangan infrastruktur jaringan ICT selain di kota Saumlaki, agar dapat terintegrasi dengan beberapa kecamatan lain. Sehingga data dan konten lain dari sistem yang akan dibuat dapat memenuhi kebutuhan pemerintah daerah, secara regional dan nasional.

–         Dengan mergernya Dinas Infokom  ke salah satu Bidang dalam Lingkup Dinas Perhubungan maka, perlu mengoptimalkan Bidang Postel selama ini tidak memiliki suatu Program dan Kegiatan yang khusus.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: